Kamis, 11 Juli 2013

tidak ada yang sempurna

           Benar memang tidak ada yang sempurna, klo saya sendiri mah, jelas tidak sempurna, sangat tidak sempurna. saya mempunyai kekurangan orang sedunia mungkin hingga seringkali saya merasa krisis PD. Tapi kali ini saya akan membahas seorang kenalan, saya merasa dia indeal untuk menjadi siapapun, bisa menjadi guru, menjadi teman, sahabat, sodara, karena mampu menempatkan dirinya. Memiliki semua yang ingin dimiliki orang, latar belakang pendidikan, pengetahuan, agama, dan sopan satun. Weh begitu indahkan...saya merasa kagum, tapi saat saya tahu sisi lainnya, saya menjadi melihat dengan cara yang berbeda. Walaupun itu manusiawi tapi tetap saja ketika kita melihat orang lain dengan sempurna (dengan sangat baiklah, sempurna hanya milik Allah) namun kenyataannya sebaliknya tapi tetap saja KECEWA. Siapa elu juga ikut2n kecewa urusan orang lain. hash. 
           Mengajarkan benar-benar apa itu kata manusiawi, yes rumput tetangga memang lebih ijau, tapi kita tidak pernah tahu klo ditanahnya ada rayapnya misal, atau banyak semutnya...hehehhehehehh Lagi-lagi kita sudah dipilihkan yang terbaik untuk kita, mungkin memang rumputnya jarang-jarang tapi tetap ia bisa mnyerap air hujan walupun aka terjadi sedikit erosi kalo dia berada dikelerengan. Ngelantur deh. 
            Senebernya g boleh ngomongin kejelekan orang lain, uhmm lg puasa ini...hikss..Cuman pengen ambil sisi positifnya aja. NGELES dia..hehehheheh. 
            Astaqfirullah smoga ini g terjadi lg, ndak lagilai melihat kejelekan orang lain padahal kejelekan diri segudang, tapi itu khan orang yang ideal dan bla bla bla tetep saja sebelum melihat orang lain harus melihat diri sendiri, sudah bener belum?, sudah baik belum?, sudah mminum belum?sudah makan belum? hash.....puasa puasa silll istiqfar.....hehehhehehh  (Iya deh iyah...). 

Senin, 01 Juli 2013

hash pagi2 yang membinggungkan

Jodoh itu tentang menemukan atau ditemukan, entah kita akan menemukannya atau justru ditemukan terlebih dahulu, dua-duanya adalah bertemu.

Pertemuan, suatu yang tidak pernah kita tahu, iyah semua adalah kuasa Allah, maha besar atas segala rahmatNya. Kemudian selanjutnya adalah tentang "siapa?" atau kemudian "mengapa?". Kita akan tahu jawabannya setelah waktu berjalan. Ada orang-orang yang akan terlewati, kemudian datang pada saat semua sudah "terlambat". Mungkin seseorang yang kita inginkan sebelumnya, atau bahkan kepingan masa lalu yang tiba-tiba datang. 

Banyak kisah yang saya tahu, dari teman atau atau cerita orang lain. Kisah-kisah yang cukup ajaib klo saya bilang. Klo saya pribadi percaya terhadap doa. Doa adalah satu-satunya cara saat kita tidak mampu melakukan sesuatu. 

Ada yang ketemu saat jalan-jalan, saat kerja, atau memang sedang dalam pencarian...trus saya yang mana...ada dech...hehehehehhehe rahasia....




Katanya Buncis Sechuan tapi ya sudahlah ini Tumis Buncis

Ahai kenapa semua orang suka tumis-tumisan, bukan hanya yang makan tapi yang masak juga suka bgt, asik, gampang, hehehheheh bahannya juga g terlalu banyak....Sudah brasa-ibu2 sibuk gituch ya...hehhehehe
Bahan  :
1 ons daging cincang (dipasar sekitar 8 ribu deh) 
Buncis sekitar 3 genggam ( Sekitar 2 ribu)
Bawang Bombai (Separo ajah potong memanjang)
2 siung bawang putih (geprek cincang kasar)
1 buah cabe merah
2 race rawit (tergantung selera, suka pedes ya mongo ditambahin sekio cabe..jadilah tumis cabe...hehehhe
1 sdm minyak wijen (bisa dikurangi klo g pengan terlalu langu)
1 sdm kecap manis
1 sdt kecap asin

Cara Membuat :
1. Potong-potong buncis keuddian goreng setangah matang, sisihkan.

2. Tumis bawang bombai, bawang putih dan cabe-cabean sampai harum.

 3. masukkan daging giling tunggu daging sampai berwarna pucat, masukkan trio minyak (wijen manis, dan asin). masukkan air secukupkan agar bumbu menyerap. setelah air berkurang  dapat disajikan.

Cumi-cumi Masak Kemangi

Hei....for the first time masak cumi-cumi, makan makanan satu ini klo sela hidup juga bisa dihitung sama jari kale....kacian ye..ehhehehehehh

Bahan :
Cumi-Cumi 1/4 Kg (harga cumi-cumi g mahal sekitar 12.000)
Kemangi (seribu juga udah dapet banyak) jadi mending pas beli sayur mita bonus kemangi..ahai....emak2 bgt

Bumbu :
2 siung Bawang putih
5 siung bawang merah
5 buah cabe rawit
2 cabe merah
3 buah kemiri (ini bener2 dikit aja, 3 buah ya berarti 1 1/2 butir aja) jangan lupa disangrai
Terasi secukupnya
1 cm jahe

Cara membuat :
1. Bersihkan cumi-cumi, hilangkan kulit luarnya juga kepalanya, g pengen masakan jadi hitem khan..hummmm sayang juga sebenernya.....huks.....
 2. Bumbu dihaluskan biasa, hummm ini kemaren kesalahannya adalah saya pikir kemirinya 3 buah itu ya tiga butir, jadi kebanyakan gtna.....jadi rasanya agak terlalu dominan di kemirinya....

 3. Tumis bumbu sampai matang, ingat ini bukan sampai harum..ini banyak bikin kesalahan disini. kemaren saya juga gt. padahal udah pengalaman dulu waktu rawon. ehm jadi pastikan bumbu sudah matang baru masukkan cumi2 kemudaian air sekitar 100 ml (secukupnya aja)
4. Tunggu sebentar sampai cumi-cumi agak empuk. Sebelum matikan kompor masukkan kemangi. 
5. Siap disajikan