Semua ada batasnya, siapa yang memberi batasan, untuk apa diberi batasan, kapan saatnya diberi batasan, dimana harusnya kita dibatasi?????? Tanda tanya besar pada hal yang sepele yang cukup menganggu pikiran. Kalau memang dengan tujuan baik, mengapa harus dibatasi, meningkatkan kemampuan harus dibatasi orangnya, siapanya, statusnya???. Sampai sekarang saya jadi tidak terlalu paham. Tapi itulah kenyataan. Saya sempat merasa terbatasi saat melihat kenyataan itu, butuh waktu cukup lama juga saya berfikir untuk keluar dari batasan itu. Biarkan saja mereka terbatasi, saya mungin terlihat terbatasi, tapi saya percaya walaupun orang lain atau apapun itu membatasi kita asalkan kita tidak membatasi diri kita sendiri maka kita masih menjadi manusia yang bebas....Bebas untuk berfikir, dan bebas untuk belajar, Bebas untuk menjadikan diri kita berkembang lebih jauh kearah yang baik dan benar,,,,,
Metode Delphi merupakan suatu teknik membuat keputusan yang dibuat oleh suatu kelompok, dimana anggotanya terdiri dari para ahli atas masalah yang akan diputuskan. Proses penetapan Metode Delphi dimulai degan identifikasi masalah yang akan dicari penyelesaiannya (Harold dkk, 1975 : 40-55). Berikut ini merupakan proses Metode Delphi : Metode Delphi yang mula-mula dikembangkan oleh Rand Corporation untuk keperluan militer, kini banyak digunakan dalam prakiraan teknologi dan banyak bidang lain (Maassen dan Van Vought, 1984); Uniersity of Washington, 1985). Tujuan metode Delphi adalah untuk mendapatkan konsensus tentang hal-hal yang tidak mempunyai criteria obyektif (University of Washington; 1985 ; Rchel et al, 1985). Metode Delphi pada dasarnya merupakan suatu konperensi jarak jauh dengan menggunakan kuisioner. Menurut maassen dan van Vught (1984) hasil metode Delphi lebih teliti dan tingkat konsensus lebih tinggi daripada hasil pertemuan tatap muka dalam lokakarya. Ha...
Comments
Post a Comment