Rabu, 12 September 2012

Saya rasa saya butuh jatuh cinta sekarang

           Aneh, lebih aneh lagi saat seorang teman menyuruh saya “jangan pilih2/buka hatimu itu” uda kayak lagu aja dalam hati. Saya berharap bisa memilih, bahkan saya berharap seperti pilihan ganda. Yang pasti salah satu jawaban benar. Tapi tidak semudah itu rasanya. Saya pengen bener-bener punya “cinta” cuman suatu hal yang saya juga g bisa kendaliin. Bukan saya pengen terlihat seperti g butuh cinta, duh salah besar itu. Saya juga pengen berbunga-bunga, senyum-senyum sendiri, merasakan suatu yang lebih indah dari mimpi. Dan saya bukan hanya ingin merasakan itu tapi saya ingin benar-benar merasakan itu. Ya saya butuh jatuh cinta yang sebenarnya.
            Saya mencari tahu kenapa saya begini, saya rasa saya terlalu banyak berprasangka buruk. Semacam pengalaman kemaren itu membuat saya sadar, banyak orang tidak bisa melihat hati yang saya berikan, mereka hanya melihat apa yang saya bisa berikan. Orang melihat kita dari seberapa hebat kita, walaupun kita mencintai dengan begitu tulus tapi kalau kita g punya apa-apa..it just nothing. Semacam kebohongan yang namanya “menerima apa adanya”. Suatu yang sangat sulit karena kita diciptain untuk merasa kurang puas dengan segala sesuatu.
            Saya rasa saya akan menghentikan prasangka buruk saya itu. Semacam tidak ada gunanya. Karena saya sangat butuh jatuh cinta, bukan hanya keinginan tapi saudah menjadi kebutuhan. Apalagi tipe saya yang susah jatuh cinta. Saya ingin membuka hati dan pikiran saya, mungkin tidak akan jatuh cinta sekarang tapi setidaknya saya menyiapkan diri saya untuk nantinya. Karena kalau saya tidak memulainya sekarang saya sama saja tidak mampu melihat realita yang ada dan saya masih berada ditempat yang sama.
            Itu dia dari saya, tapi saat saya butuh jatuh cinta, itu juga berarti saya harus bisa membuat orang tertarik untuk jatuh cinta dengan saya. Saya hampir g sanggup menulis kalimat barusan karena geli. Haruskah saya melakukan itu??? Oh itu hal akan sangat susah sepertinya. Saya tidak tahu apa yang harus dilakukan untuk menarik perhatian, selama ini saya tidak melakukan apa2. Hal ini masih menganjal dipikiran saya. Haruskah saya melakukan hal itu, tidak bisakah saya hanya berdiam diri dan “dia” datang sendiri??? Tapi saya sedikit lega karena beberapa teman saya sangat ahli dalam hal itu. Mungkin saya akan berguru pada mereka.
            Dari beberapa percakapan saya mendapat beberapa ilmu dalam mengaet pria…hahahhahah g tau ini udah diuji klinis apa blon :
1.Menarik secara fisik (itu berarti harus diet dan perawata wajah gitu, haduh apa harus seperti itu??? Apa g bisa kita terlihat apa adanya??? Dan jawabannya ada “SAK KAREPMU”…heheheh)
2. Humoris dan Manis. (belajar jadi gadis manis dan lucu, sebenernya gampang. Kita kadang ingin mendengar suatu yang kita ingin dengar, seharusnya kita juga melakukannya pada orang lain. Eits bukan berarti bohong lo ya…nonono jangan sampai “jujur” atau “aman” trus kita pilih aman lagi…..ets…nonono)
3. Menjadi lemah. Pria lebih suka terlihat hebat, superior. Itulah mengapa hero di tipi yang lebih terkenal itu banyakan cow.  Tapi pia atau wanita, ya kita sebagai manusia memang lebih senang merasa dibutuhkan, apalagi dengan orang terdekat.
4. Ini tidak dianjurkan, karena saya juga benci menuliskan yang satu ini, tapi memang ini kenyataan yang ada dilapangan. Saya kasih satu kata aja “Mesra”. Pikirin sendiri ajah ya gmn2nya.
5. Saat target sudah ditentukan, kamu harus membuat dia merasa lebih special. Prioritas tu penting, misal di FB, twitter, social media lainnya. kita juga harus memperlihatkan kalau dia lebih spesial dari yang lain. Semua orang lebih senang ketika dirinya lebih berharga dari pada orang lain.
            Itu baru lima, cuman rasanya bakal susah bgt, saya harus belajar banyak ini keliatannya. Saya membayangannya saja pengen ketawa. Aduh mana katanya tu tips sebenarnya gampang, gampang dari hongkong dalam hati….hehehheheheheehh
       Saya tahu saya harus semangat, saya pasti bisa……….

2 komentar:

  1. wow.. LEMAH?
    hehehehe.. koyo sesuatu banget kata itu buatku.

    tapi setidaknya, kita harus "memantaskan" diri dihadapan Yang Kuasa sebelum kita yakin udah pantas buat seseorang, bukan begitu Bu Ningrum? :)

    "memantaskan diri" kayaknya lebih tepat deh, utk mengganti kalimat "harus bisa membuat orang tertarik untuk jatuh cinta dengan saya".. hehehe

    BalasHapus
  2. well,, hidup itu perjalanan. dan cinta adalah salah satu tujuan. Karna tujuan kita idup kan bukan cuman cinta.

    Kalo akku sih nganggep na gini, saat ini akku masih adda di tengah jalan, dalam pencarian menuju tujuan itu. Semua yg akku temuin selama itu, entah ittu batu kerikil, pohon yg tumbang, lobang, atto mungkin persimpangan. Ittu adalah pembelajaran. I said it to my self : Nikmatin ajja sakitnya sekali dua kali kesandung, dan berikutnya akku bakal lebih hati hati lagi ngelangkah. Nikmatin ajja seruna dibikin pusing dan muter otak ketika sampe di persimpangan. Sehingga ketika ketemu lagi hal yg sama akku g salah jalan. Dan Ketika nanti akku akhirna smpe juga di tujuan, bakal adda ttugh cerita. *.*

    Percaya deh, ketika emang udah waktunya kmu sampe, kmu bakal smpe koq.

    BalasHapus