Selasa, 30 September 2014

Baby Blues, Menyiksa !!!

        Saya sendiri sangat yakit tidak akan terkena yang namanya Baby Blues, tapi kenyataannya hummm saya mengalaminya juga. Dulu saya heran kenapa seorang ibu sehabis melahirkan bisa terkena sindrom yang demikian alias ada ada aja. Saya salah, iyah ternyata saya kena batunya juga, sindrom ini memang tidak menyerang semua wanita. Kenapa tidak semua wanita? karena sindrom ini  punya faktor pencetus, apapun alasannya atau pencetusnya sindrom Baby Blues ini menyakitkan. Jangan meng-under estimate wanita-wanita yang terkena sindrom ini, karena beneran ini menyakitkan dan susah dikendalikan. 
       Saya sendiri merasa sangat gagal waktu itu, air ASI blum keluar dan si Kakak minum Sufor, eh pas sudah keluar si kakak malah kadung cintrong sama ne dot. OMG rasanya ketidak mampuan menjadi seorang wanita. Walaupun saya berusaha dengan memompanya tapi tetep saja masalah itu menjadi amat besar seperti saya gagal menjadi seorang ibu saja. Menangis dan menangis, ingin rasanya dipeluk dan diyakinkan semua baik-baik saja. Tapi saya sendiri tidak mampu meminta tolong. Perasaan ini saya alami sampai 2-3 mingguan setelah melahirkan. Saya berusaha bangkit saja, mencari situs2 yang mendorong kita agar semangat, karena bisa tidaknya menyusui bukanlan ukuran untuk menjadi seorang ibu yang baik. 
       Saya sendiri sangat kecewa dengan beberapa orang yang pro ASI yang bukan mendukung malah menyudutkan ibu-ibu yang tidak mampu menyusui atau memberikan sufor. Padahal tidak semua orang bisa, ada keadaan dan kondisi dimana seorang tidak mampu dengan keadaan misal, air susu tidak keluar, kalo sehari dua hari c g pa2 klo seminggu piye?atau yang putingnya rata seperti saya?sudah g langsung keluar dan puting rata pula. Tidak semua wanita seberuntung itu!. Saya sendiri sampai sebulan memompa asi untuk diminumkan ke Hamizan, Butuh perjuangan lebih karena kita bisa memompa susu bisa sampai 7 kali dalam sehari. Ditambah kondisi badan yang masih belum fit pasca melahirkan. but i did it yeay....Dan Kakak Hamizan akhirnya mau juga setelah sebulan. Saat saya sudah tidak memaksanya lagi untuk menyusu, tiba2 si kakak mau sendiri. Anak ibu sayang baik skali muah muah.
         Oh ya Seorang ibu atau orang tua tidak mungkin ingin hal buruk untuk anaknya, mereka pasti memberikan yang terbaik yang mereka mampu apapun itu. Istilahnya Tidak ada orang tua yang tidak sayang kepada anaknya, sangat sayang, uhm tepatnya teramat sayang pada anaknya. Sebelum memojokkan orang lain, sebaiknya kita mengintrospeksi diri kita sendiri..!!!

Love u Hamizan, sayang bingitttsssss pake itssssss bingitsssss pokoknya.....muah muah muah....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar