Minggu, 11 November 2012

BACK TO POEM


          Dulu sering bgt buat puisi, ya bukan puisi yang ada iramanya aaaa atau aiai, tepatnya puisi bebas hambatan. Iya bebas hambatan soalnya sama skali g terpengaruh apapun, bebas lepas dari semua aturan. Tapi beberapa tahun ini semacam kehilangan daya untuk menuliskan kata-kata yang agak “tidak biasa itu”. Bukan karena kekurangan inspirasi, tapi semua daya dan pikiran tercurahkan bukan kepada diri sendiri tapi kepada orang lain. Membuat saya jatuh dan kehilangan jati diri saya. Saya ingin membangun pribadi saya kembali. Saya akan mencintai diri saya sedalam saya mencintai orang lain. Karena saya tidak pernah tahu sedalam apa orang lain mencintai saya, atau bahkan tidak pernah. Tapi setidaknya masih ada satu orang yang mencintai diri saya, iya diri saya sendiri. Bukan narsisme karena saya tidak memuja atau mengagumi diri saya, saya hanya membuat pertahanan diri agar saya mampu bertahan kedepannya.

Balik lagi ke puisi atau kata-kata yang lagi nyasar..hehehhehe. Sambil menunggu jam pulang kantor beberapa hari yang lalu, menuliskan beberapa kata di kertas sisa yang tertumpuk disudut ruangan. Ini dia :

Kamu bukanlah cahaya yang bersinar…
Kamu bukan juga air yang mengalir…
Kamu bukan juga udara yang berhembus…
Kamu bukan juga tanah yang terbentang…
Kamu bukan juga api yang berkobar…
Kamu bukanlah semua itu…
Kamu adalah Dunia….Duniaku…

            Ingin berkenalan kembali dengan puisi, menjalin persahabatan lagi dengannya. Semoga dia tidak marah dengan saya..hehehehhe karena telah membiarkan dia cukup lama. Puisi selamat datang…….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar