Rabu, 28 November 2012

Jalan Itu

       Akhir-akhir ini beberapa prioritas yang sudah ditetapkan bulan lalu kacau balau.tidak ada yang berhasil satupun. hmmmmm membuat akhir bulan ini menjadi galau gak karuan. Saat kaki akan melangkah tiba-tiba begitu banyak batu kerikil ditanah, menghindarinya adalah yang saya lakukan karena saya menyadari kalau saya bertelanjang kaki. Sebenarnya menghadapinya tidak akan mengapa, akan ada rasa sakit bertubi. Tapi entah mengapa kaki ini mempunyai reflek untuk menghindar. Karena terlalu fokus menghindari batu-batu itu sehingga saya melewatkan pemandangan-pemandangan yang indah itu. Membuat saya sampai pada persimpangan terlalu cepat, membuat saya menoleh kebelakang untuk melihat berapa banyak pemandangan yang saya lewatkan. padahal jalan lain terbentang didepan mata. 
      Pada jalan baru ini saya menjadi kebinggungan, melihat kebelakang, maju dengan menghindari kerikil, atau terus maju kedepan tanpa melihat kebelakang dan menghindari kerikil. Semuanya memberikan konsekwensi yang saya sendiri belum memilihnya. Tapi saya percaya apapun yang saya pilih disitulah saya seharusnya berada, mungkin bukan yang terbaik saat ini, setidaknya saya berharap ini adalah yang terbaik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar